Rabu, 16 Mei 2012

Pantai Kukup

Pantai Kukup terletak di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 1 km di sebelah Timur Pantai Baron. Pantainya berpasir putih cuy udah berasa kayak di Bali dan terdapat jalan setapak yang membelah bukit sampai Pantai Baron, serta sebuah pulau karang yang dihubungkan dengan jembatan senggol dari atas Pulau karang,Pokoknya rekomended deh,.*jiahhhhhhh

Selain itu pantai ini kaya akan biota laut dan juga terkenal dengan beragam ikan hias air laut yang sangat indah di Aquarium Laut atau yang dijajakan oleh para pedagang di sepanjang pantai.
nah kalo kita-kita nih ambil GRATISAN aja dipantainya,.dan I Think Its work :D
Di pantai ini juga terdapat pendopo cottege dengan fasilitas yang memadai. Sama seperti di Pantai Baron, di setiap bulan Sura di pantai ini juga diadakan Sedekah Laut.pas banget waktu saya kesana bareng temen ada banyak banget bunga mawar di airnya tapi WTF kita cuek aja,..akhir kata "Seru Beud" :D


 Trust Me "Its Work" :D








Selasa, 17 April 2012

Untuk sang Pahlawan-pahlawan

Tanpa Nama
Karya : Teguh Riyadi

Supaya dan selayaknya
kata terima kasih disantunkan
Dari lidah-lidah merdeka pada rangka badan yang mewujudkan mimpi
tapi tak mengecap

Didepan barisan malam mereka galau
hingga terang melawan api mereka lewati
Tapi tak bersuara
tak menari

Takut adalah sahabat
Sakit adalah hiasan
Dan mati pun hanyalah sebuah simbol

Mereka tidak,,
Tidak lari dengan nama di badannya
Mereka menorehkan pesan tanpa gaji tapi berjalan
Sekali pun mereka benar-benar paham ini hanyalah cerita

Demi darah teman
Demi jasad yang tak berkalung nama
Demi  keturunan yang tentram
Demi tanah dan air kebebasan

Jalur-jalur bengis mereka tantang dengan keterbatasan
Bambu dengan senapan canggih,belati tajam dengan ranting tumpul,dan tubuh juga darah
Dengan api didada yang panas menuntut kaki-kaki lemah
Dengan teriak lantangkan semangat
"Merdeka Atau Mati".

Jangan Dibaca !! :D

KESADARAN INSAN
karya : Teguh Riyadi

 

Dengan segenap kesadaran
Padahal aku sehat
Padahal aku selamat
Padahal aku tentram
Padahal kau jaga ketat mereka saat aku lalai
padahal pun aku kenyang,aku punya mimpi yang tercukupi

Atas nama badan yang tersanjung kesabaranmu
Atas nama jiwa dalam yang terkagum kasihmu
Atas segala sela waktu yang selalu ku sia
Atas kemunafikan,kemusrikan dan ke-ingkaranku semua masih karena dalam perlindunganmu

Jika hamba berdiri hanya karena layak kemegahanmu maka tutuplah rapat-rapat
Jika hamba berdiri karena gemetar neraka,maka tekuk lututkan yang dalam-dalam
Dan jika hamba berdiri karena syukur,karena kemungkaran yang tiada habis mengulanginya menghinamu
kemudian jalanan ratapi tangis
Mohon terimalah Wahai Tuhan Wahai Teman,
Wahai Tuhan engkau kasih
Wahai Tuhan engkau segalanya baik

Sudah hampir sekian kalinya aku bergaris hitam
Mengelak langkah-langkah seribumu,dan mundur sepijak demi kesemuan
Aku yang selalu salam paham dengan dewata duniawi yang kejam,membujukku dan membuang
Atas kedamain ladang hati yang kucari,engkaulah penanam

Mohon wahai Tuhan,hamba ikhlas hukuman
Mohon wahai Tuhan,hamba tak gentar api
Mohon,Mohon Tuhan jangan lelahkan hamba untuk kembali.